Sabtu, 15 November 2014

Peng.Tek.Internet & New Media - Internet dan Perkembangannya

Semua orang pada jaman sekarang dari anak-anak,remaja, muda, dan bahkan orang tua pasti sudah  mengenal  apa itu internet. tapi apakah tahu sejarah internet bagaimana? penggunaan internet bagaimana? dan bagaimana peranan new media?dan ada juga baik dan buruk nya dan disini saya jelaskan dengan singkat, mari simak dengan baik. 


Apa itu Internet ?


Internet adalah sebuah jaringan komputer yang terdiri dari berbagai macam ukuran dan jenis jaringan komputer di seluruh dunia. Jaringan-jaringan komputer ini saling berhubungan dan berkomunikasi satu sama lain melalui bantuan telepon dan satelit, yang digunakan untuk keperluan pemerintahan, pendidikan, perdagangan, ilmu pengetahuan dan perorangan. Dan kepanjangan dari Internet (interconnected-networking) adalah sebuah rangkaian komputer yang saling berhubungan secara global dalam suatu jaringan komputer.  Dalam sejarahnya, Internet pertama kali di bentuk oleh Departemen Pertahanan AS pada tahun 1969 yang dikembangkan oleh ARPANET(Advanced Research Project Agency Network).  pertamanya, internet digunakan untuk kepentingan militer dan hanya menghubungkan beberapa komputer di daerah AS. kemudian ARPANET membangun proyek ARPA dan jaringan sehingga dapet memindahkan dan bertukar informasi dan ini menjadi cikal bakal protokol (TCP/IP).  kemudian, semua negara bergabung dalam protokol ini. sehingga sekarang kita bisa mencari segala informasi di internet saat  ini.  nah, paragraf selanjutnya akan saya bahas adalah bagaimana penggunaan internet.

1.     SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA

      RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.
   
       Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio” di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.
            
   Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia    datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.

      Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak “server” BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.

     Berawal dari teknologi radio paket 1200bps, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting.

2.DAMPAK POSITIF  PERKEMBANGAN INTERNET  BAGI MASYARAKAT  DI INDONESIA

1.      Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

2.      Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

3.      Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.

4.      Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.

5.      Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain

6.      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

3.DAMPAK NEGATIF  PERKEMBANGAN INTERNET BAGI MASYARAKAT DI    INDONESIA

1.    Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.

2.     Violence and Gore
   Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.


3.     Perjudian

Banyak situs yang memudahkan para penjudi untuk berkumpul dan berjudi secara online, dan uangnya biasanya ditransfer ke rekening online atau kartu kredit.

4.     Penipuan

Kini penipuan pun semakin sering terjadi apalagi di dunia internet mulai dari penipuan ketika bertransaksi, iklan atau program kaya secara instan dll.

5.      Pencurian Kartu Kredit


Para penjahat internet biasanya menggunakan kartu kredit milik orang lain untuk bertransaksi, dan biasanya korbannya adalah orang yang pernah bertransaksi online menggunakan kartu kredit. Pelaku tindak kejahatan yang satu ini cukup sulit untuk dilacak.

Sumber : 

Buku Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (Penerbit Swadaya Murni 2006)

Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi (Penerbit Yudisthira 2009)

Kamis, 12 Juni 2014

Tugas Softskill - Ilmu Budaya Dasar #4

Reformasi di Bidang Politik dan Cara Mewujudkannya 


Keadilan merupakan hal yang mendasar bagi bekerja nya suatu sistem hukum. Sistem hukum ini merupakan struktur untuk mencapai konsep keadilan yang disepakati bersama. Keadilan juga harus memiliki suatu keseimbangan antara hak dan kewajiban.

Macam-macam dari Keadilan seperti Keadilan legal atau keadilan moral, Keadilan distributive dan Keadilan komutatif. Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.

Keluhan di Bidang Politik :

Pemilu belum resmi dimulai namun tebar gelar sudah terjadi dimana-mana di Negara ini. khususnya di kendaraan umum seperti angkot dan mobil bis. Kaca belakang angkot sudah penuh dengan tempelan  kampanye para calon legislative yang punya modal. Tertulis nama, partai dan slogannya di samping photo sang calon tersebut. demikian juga dengan kaca sampaing bis umum yang dipenuhi oleh kampanye capres salah satu partai yang sedang melakukan konvensi capres nya. Pokoknya semakin hari akan semakin tidak berkaca segenap kendaraan umum yang ada baik di desa maupun di kota. Apalagi tahun depan mungkin angkot dan bis umum akan seperti peserta karnaval di jalan raya yang penuh dengan gambar-gambar dan kampanye politikus. Lalu apa yang menarik dari kampanye premature ini?…

Ternyata di samping nama para caleg tersebut selalu saja ada tercetak gelas akademiknya. Entah di sebelah kanan, entah di sebelah kiri di tambah lagi dengan gelar H diantara gelar tersebut. nama dan gelar bahkan ada yang lebih panjang gelarnya. IR, DR, dr, Prof, Drs, H adalah gelar yang selalu ada di posisi kiri nama. SE, MSI, MH, MM, Msc, SH adalah gelas yang ada disebelah kanan nama. Entah dari mana mereka mendapatkan gelar-gelar tersebut. resmi atau bayar,  Asli atau aspal tidak jelas. Yang penting temple dahulu urusan belakang. Kita kan tahu ada partai yang calegnya kebanyakan putus sekolah alias preman pasar dan preman parkiran tetapi mendadak sekarang pada punya gelar akademis. Wah hebat sekali partai itu telah berhasil mensarjanakan anggotanya. Tetapi apa iyaaa…

Selain itu kok ada gelar yang aneh ya…. Yaitu Spd dan Msi.. sepertinya banyak sekali orang yang memakai gelar tersebut. gelar ini seperti gelar universitas terbuka kali ya, atau gelar dari satu program pensarjanaan kali ya. Jadi program resmi secara administrasi tetapi tanda Tanya secara kualitas. Mulai dari kualitas kuliah sampai dengan kualitas lulusannya. Jangan-jangan ini adalah gelar yang bisa di atur dengan mudah tetapi dijamin asli dan syah. Waduh kalau ada yang seperti ini seru juga ya… pada ngejar gelar demi gengsi kali ya…

Sehingga kejadian penempelan segala macam gelar akademik ini sangat mencerminkan budaya aneh bangsa ini. kenapa ya gelas akademik menjadi penting dan bergengsi dinegara ini? siapa ya yang memulainya dan apa ya latar belakangnya. Coba deh pada jaman Orba kan sudah banyak yang memakai gelar seperti ini. Proklamator kita saja selalu mencantumkan gelar Ir nya yaitu Ir Soekarno. Apakah dari sini dimulainya ya. Sebagai bangsa yang tertindas. Sebagai bangsa yang dijajah. Sebagai bangsa yang bodoh. Maka pencantuman gelar akademis menjadi symbol keberhasilan perjuangan bangsa ini. sebagai tanda bahwa sudah tidak bodoh lagi dalam artian sudah ada yang lulusan universitas. Akhirnya pencantuman gelar akademik ini menjadi alat perjuangan bangsa untuk menunjukan keberhasilan pendidikan masyarakatnya. Siapapun yang lulus dari perguruan tinggi maka menjadi wajib menempelkan gelar akademiknya tersebut. akhirnya jadilah budaya di tengah masyarakat. Dengan bergelar akademik maka gengsi akan naik.

Masalahnya adalah kualitas lulusannya yang tidak sesuai dengan gelar akademiknya tersebut. dengan kata lain masyarakat jadi lebih mengejar gelarnya ketimbang mempertanggung jawabkan kualitas ke sarjanaannya.  Yang penting punya gelar dan titik. Hal ini disambut oleh para “pengusaha” perguruan tinggi maka terciptalah bisnis gelar disegenap perguruan tinggi tersebut. mau gelar silahkan masuk perguruan tinggi kami, dijamin dapat gelar dan syah…. Seru kan…

Hasil akhirnya ya bertebarannya gelar akademik di angkot dan bis umum itu tadi. Dengan bangga mereka cantumkan gelar tersebut tanpa risih dengan kualitasnya. Artinya mereka yang melakukan hal tersebut sangat yakin nama, gengsi dan kualitas dirinya menjadi meningkat ketimbang kosong tanpa gelar. Mungkin saja di pedesaan nilai ini masih berlaku tetapi tidak di perkotaan. Gelar akademik sudah umum dan murah atau murahan sehingga sama sekali tidak bisa mendongkrak citra sama sekali.

Namun demikian, apapun alasannya dan apapun nilai nya di tengah masyarakat, yang pasti budaya gelar masih sangat kental dibangsa ini. padahal malah bisa membingungkan teman-teman luar negeri kita ya…mereka suka Tanya “apaan tuh Msi, Spd yang ada dibelakang nama kita….”.. tetapi biarin saja deh memang masih seperti ini bangsa ini. masih mendewakan gelar dan kertas ketimbang gelar kualitas pribadi….. semoga masyarakat tidak tertipu oleh gelar-gelar tersebut….

Cara mewujudkan keadilan.

Harus dimulai dari diri sendiri, karena tanpa aksi dari diri sendiri tak akan ada perubahan dalam reformasi politik, dalam mewujudkan keadilan dalam kepolitikan, ada 4 hal yang harus dilakukan

1.     Mewujudkan keadilan sosial, dikarenakan indonesia adalah negara pancasila yang artinya adalah negara kebangsaan dann berkebangsaan sosial, maka penting dari itu untuk mewujudkan keadilan sosial terlebih dahulu, dengan menaati peraturan dalam negri tersebut, sehinggal keadilan akan semakin terwujud

2.  Memperlakukan keadialn secara kmoutatif, yang antara lain, memperlakukan orang lain secara sama martabatnya dengan pribadi diri kita sendiri,  dengan saling menghormati orang lain, maka keadilan komutatif akan terwujud.

3. Mewujudkan keadilan distributive, antara lain memperlakuan peraturan yang sama kepada orang lain, sesuai UUD yang berlaku, dengan antara lain mempermudahkan keadilan plitik untuk terwujud.

4. Memilih pemimpin yang tepat dalam mewujudkan keadilan politik, dikarenakan indonesia sudah mendewakan gelar disamping nama tersebut, maka pribadi orang masing – masing lah yang akan memilah pemimpin apakah yang akan cocok dalam mempin di bidang tema ini, pribadi saya, saya tidak terlalu suka menilai pemimpin dari gelarnya, tapi menilai pemimpin dari hal yang sudah beliau lakukan terlebih dahulu.

Dikarenakan keadilan sosial dan keadilan ekonomi adalah teras dari keadilan politik maka harus dipikirkan  terlebih dahulu apa yang harus dilakukan pribadi masing-masing dalam mewujudkan keadilan politik.

Selasa, 13 Mei 2014

You Are The Best Part Of My Day

Rasa bergerak dengan lembut dan sangat rahasia. Tiba-tiba calon penghuniku sudah bukan dia, tapi kamu. Bahkan untuk mencintaimu saja aku tak menemukan alasannya. Kebahagiaanku tiba-tiba membentuk lingkaran dan menghadirkanmu sebagai pusaran. Lewat plintiran-plintiran kata yang menyamar dalam sebuah sapa, aku sudah merasa bahwa ini sebuah kado istimewa. Ada magnet transparan yang selalu membuatku ingin selalu berdekatan. Ada terselip satu perasaan nyaman yang sulit kujelaskan. Kamu yang tak pernah kusangka-sangka, bahkan sempat kusangkal, kini berada di tiap sudut pikirku dengan kekal. Aku terkejut. Cerita kita kah yang sedang Tuhan rajut?





Dari Huruf ke Enam-Belas 

Kamu Sudah Lebih Dari Cukup

Dengan seluruh kekaguman, surat ini aku kirimkan.

Kamu cukup tersenyum dan semudah itu aku jatuh terkagum-kagum. Kamu tak perlu menjadi pria kekar yang ada di drama-drama televisi, sesederhana itu sudah memikatku dengan ketulusan hati. Kamu memang tidak memiliki banyak seperti yang dunia unggulkan, tapi justru itu yang membuat kepadamu aku menetapkan pilihan. Kamu berbeda dan menerimaku apa adanya.

Bersamamu, aku tidak perlu menjadi orang lain. Kamu tak perlu menjadi pahlawan-pahlawan yang diidolakan oleh seisi dunia, karena kamu memiliki kekuatan khusus di mataku. Kekuatan untuk membuatku tersenyum disaat tak ada satupun yang mampu mengusir sedihku. Terlalu magis. Terlalu sederhana. Namun aku suka.

Sesederhana kamu hadir, segala kuatirku pun terusir. Dari caramu melihat dunia, dari caramu menatap realita, dari caramu menyebarkan cinta, dari caramu menggantungkan mimpi, dari cara kerja pikirmu dan dari caramu mencintaiku. Aku sungguh jatuh cinta. Kamu tak pernah berjanji, tapi selalu menyuguhkan segala yang melebihi ekspektasi. Kamu sudah lebih dari cukup. Terima kasihku takkan pernah habis-habis, karena Tuhan telah menghadirkanmu.

Terima kasih, priaku. Terima kasih.


Jumat, 02 Mei 2014

Tugas Softskill - Ilmu Budaya Dasar #3

Harapan dari Pelaksanaan Pemilu dan Presiden yang diharapkan di bulan Juli nanti.

Pada Tugas kali ini yaitu tentang Harapan dari Pelaksaan Pemilu dan Presiden yang diharapkan nanti. Sebenarnya menurut saya pada harapan pemilu kali ini atau tahun ini yaitu, tidak adanya sistem kecurangan yang ada contohnya saja seperti pemilih yang ganda, pemilih yang dibawa umur. Itu merupakan sebuah tindakan Kriminal yang ada, karena pada pelaksaan Pemilu itu mempunyai syarat – syarat tertentu salah satunya saja pemilih harus mempunyai KTP dan jelas letak tinggalnya dimana. Jika Peserta Pemilu tidak mempunyai kriteria yang sudah jelas jelas disebutkan adanya, maka peserta pemilu itu suaranya tidak sah. Bagi saya sistem kecurangan pada pemilu ini sudah biasa di Indonesia, sebab orang Indonesia itu mau melakukan apa saja karena demi kehidupan nya atau bisa dibilang juga demi Uang. Dan juga Peserta Pemilu tidak ada pemikiran Golput, sebab jika Peserta pemilu itu golput maka suara nya itu akan di ambil orang yang tidak ada hak sama sekalipun. Lalu kalau bisa sistem yang ada pada Pemilu tahun ini tuh lebih baik dari tahun sebelumnya dari kertas nya ataupun dari segi yang memang tidak kelihatan bentuknya. Dan juga peserta pemilu itu diharpan tidak membawa alat komunikasi saat memilih karena menurut saya hal ini tidak baik, bisa saja peserta pemilih ini melakukan tindakan yang diluar pemikiran orang lain. 

Kesimpulan dari Pelaksanaan Pemilu : 
Yaitu menurut saya lebih baik dari tahun sebelumnya, kalau bisa peserta pemilu tidak golput, dan tidak ada lagi peserta pemilih itu ganda dan peserta pemilu tidak dibawa umur. Jika terjadi hal hal seperti itu maka dianggap pemilu itu gagal.

Harapan untuk Calon Presiden mendatang :
Presiden yang diharapkan untuk bulan Juli yang akan datang, kalau menurut saya sebagai mahasiswa plus warga negara Indonesia. Saya mengharapkan mempunyai Presiden yang mau memerintah dengan baik di negaranya sendiri dan tidak mementingkan diri sendiri. Karena menurut saya presiden presiden sebelumnya mementingkan diri sendiri dan pemerintahan nya tidak mementingkan masyarakatnya. Dan bisa mengajarkan para pemerintah pemerintahnya tidak korupsi. 

Kesimpulan terhadap Presiden untuk bulan Juli mendatang : 
Ya agar presiden yang terpilih nanti agar lebih baik, dan tidak mementingkan dirinya sendiri. Agar lebih baik dan bisa menunjukan sikap sikap baik terhadap masyarakatnya.  


Tugas Softskill - Ilmu Budaya Dasar #2

 Tanggung Jawab terhadap Bangsa dan Negara 

Tanggung jawab terhadap Bangsa dan Negara menurut saya biasanya dilakukan dengan berbagai sikap sikap yang akan mempengaruhi dampak negatif dan dampak positif bagi suatu bangsa dan negara itu sendiri. Sempat ada ungkapan sederhana dengan maknanya yaitu “ Maju mundurnya suatu bangsa sangat tergantung pada tanggung jawab warga negaranya.” Artinya dari suatu ungkapan itu sendiri yaitu Sebagai warga negara Indonesia tentu kita tidak ingin negara kita mengalami kemunduran apalagi kehancuran. Oleh karena itu, agar keadaan itu tidak terjadi maka hal penting yang harus di perhatikan secara konsisten dan konsikuen dalam kehidupan sehari – sehari.

 Adapun bentuk perilaku atau sikap sikap warga itu sendiri terhadap Bangsa dan Negaranya yaitu dengan :
1.  Memahami dan mengamalkan ideologi nasional kita, yaitu antara lain Pancasila dalam kehidupan sehari – hari dalam berbagai bidang kehidupan seperti politik, ekonomi , sosial, budaya , dan keamanan.
2.  Menjaga serta memelihara nama baik bangsa dan negara di mata dunia internasional sebagai bangsa dan negara yang merdeka, berdaulat, berperadaban, dan bermartabat.
3.  Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghindari sikap dan perilaku yang diskriminatif
4.  Membina solidaritas sosial sebagai sesama warga negara Indonesia
5.  Meningkatkan wawasan kebangsaan agar senantiasa terbina rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat kebangsaan pada setiap diri warga negara.

Menurut saya Dampak Positif dari Tanggung jawab Terhadap Bangsa dan Negara yaitu:

       Kita bisa membiasakan perilaku perilaku yang sudah saya jelaskan di atas, agar bisa dipahami dan diamalkan oleh lingkungan sekitar kita, agar bangsa dan negara kita tidak saling acuh tak acuh oleh bangsa dan negaranya sendiri. Jadi perilaku perilaku yang sudah saya jelaskan diatas agar dipaharmi secara seksama. Karena agar kita tetap harmonis dan solid di dalam lingkungan sekitar kalau perlu orang orang yang masih acuh tak acuh terhadap bangsa dan negaranya sendiri diajarkan perilaku perilaku yang sesuai dengan Pancasila yang ada. Karena Pancasila adalah gambaran kehidupan kita sehari – hari tetapi diacuhkan oleh warganya sendiri yang tak tau diri. Maka dari itu mari kita jaga dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan Negara kita ini.

Sedangkan Menurut saya Dampak Negatif dari Tanggung Jawab kepada Bangsa dan Negara yaitu :

       Dampak Negatif dari suatu Tanggung jawab Terhadap Bangsa dan Negara itu ya bisa juga dari perilaku itu sendiri. Maksudnya adalah, kita sudah menyadari bahwa Pancasila itu adalah gambaran kita sehari – hari tapi kita tidak mau melakukan tindakan yang ada di dalam pancasila tersebut. Lalu juga tentang Norma – Norma yang berlaku, kita tau tetapi kita belum paham dan kita juga belum bisa mengamalkan nya kepada lingkungan sekitar kita. Dan Juga yang lebih parahnya lagi para pemerintah yang seharusnya memberi contoh yang baik terhadap masyarakatnya malah terus menerus Korupsi. Kapan Negara ini mau maju kalo pemerintahnya saja seperti itu.

Kesimpulannya :

Jadi setiap kita mempertanggung jawabkan apa yang kita lakukan maka itu sesuai dengan perilaku kita yang ada. Jadi untuk bisa memajukan dan menyejahterakan bangsa dan negara ini kita perlu mecontohkan perilaku perilaku yang positif terhadap kesesama dan untuk orang orang yang acuh tak acuh terhadap bangsa dan negara ini.